Dikala
senja mulai merikuk
Kaki
sedang mulai melangkah
Langkah
dengan penuh harap
Berharap
akan ridhonya dikala suara azan bergema
Tak disangka rumah-Nya
telah didepan mata
Kubasuh wajah dengan
cairan surga
Kupakai selimut
pembungkus jiwa
Hati dan cinta hanya
untuk-Nya
Terbenam aku dilautan
ridho-Nya
Gerakan
demi gerakan terlakukan dengan sekhusuknya
Detak
jam menjadi saksi bisu keiklasan sang hamba
Hamba
yang mencari ridho-Nya
Hamba
yang mencari perlidungan-Nya
Hamba
yang penuh dosa yang meminta belas kasih-Nya.

No comments:
Post a Comment