Jawaban sang Bencana



Bencana, bencana, bencana.
Bencana tak kunjung pergi.
Bencana datang silih berganti.
Mungkin alam sudah tak bersahabat lagi.
Mungkin ini hanya cobaan dari Tuhan.
            Apa kau bilang? Aku cuma cobaan?
Aku datang karena kau yang mengundangku.

Aku datang karena keserakaanmu.
Ingat baik-baik aku bukan alam yang tak bersahabat.
Sesungguhnya alam mau bersahabat, tapi kau yang menghianati.
Ini bukanlah cobaan, ini adalah peringatan.
Peringatan dari-Nya yang kuasa.
Aku lelah dipermasalahkan.
Sesungguhnya aku tak mau datang, aku ingin pergi, aku muak, aku capek.
Aku capek selalu menegurmu.
Apa kau tak kunjung sadar akan hal itu?
Sudah, hentikan.
Hentikan semua keserakahanmu.

No comments:

Post a Comment