Catatan Mantan Playboy - Day 2 - Nostalgia part 2


“Ayo Rel!” ucap Ann sambil mengandeng pundak ku.
Farel nama pemberian ayah padaku, tidak ada special dengan nama tersebut, ataupun artian dan doa khusus dalam nama itu, yang pasti akrab dipanggil Rel. Berbeda dengan aku yang memiliki kakak perempuan, Aandiya Anak perempuan yang akrab di panggil Aan adalah anak tunggal, meski begitu dia anak yang ceria dan suka bercanda hanya saja terkadang dia tidak bisa baca situasi. Bukan hal aneh saat pelajaran sekolah berlangsung dia nyeletuk dan berkata-kata meleset dari topik dan tidak jarang guru marah kepadanya.
Meski sudah lima tahun bersamanya, aku masih tidak paham dengan jalan pikirannya.
“Woy, Rel tau gak kenapa di sawah itu dipasang orang-orang sawah?”
“Kan kamu sudah tau, kata Pak Syukur kemarin di kelas buat ngusir burung,”
“Salah!”
“Lah trus?”
“Buat kampanye partai, hahahaha,” ucap Ann tertawa  puas

Ikhlas Menurut Mantan Playboy

Hidup terasa indah jika kita dapat berbagi.
memberi dengan cinta kasih.
Ikhlas memberi bukan suatu hal yang mudah.
Tapi bukan tidak mungkin dijalani.

         Sulit tapi harus berusaha.
         Sulit bukan berarti tidak bisa.
         Namun, Ikhlas bukanhanya memberi
         Menerima kekurangan, tidak menyembunyikan keindahan diri

Ciri-Ciri Pacar Termasuk Cowok Serius, Versi Mantan Playboy



Yo kawan, senang kalian membaca artikel ini terutama bagi kaum Hawa yang sedang mendambakan lamaran sang Adam yang tidak kunjung datang :D . Eittsss, Tenang saja jodoh sudah ada yang ngatur. Tunggu dan sabar saja, suatu saat akan ada cowok (Pacar) yang akan datang kerumahmu. Yah ane sih ngak berani menjamin tu cuwok datang dengan tujuan ngelamar, ya siapa tau aja datang untuk ngasih undangan perkawinan :D perkawinan siapa yang ane maksut? Ya semoga aja perkawinan tetangga nya ;D
Oke dah, kembali ke judul kali ini ane akan ngasih tau ciri-ciri pacarmu termasuk cowok serius apa bukan?

Catatan Mantan Playboy - Day 2 - Nostalgia part 1



Bicara soal kemampuan seperti halnya kuda istana yang menarik kereta sang ratu, logikannya tidak mungkin semut lemah akan digunakan untuk menarik kereta. Selain itu kuda tersebut terpilih bukan hanya karena kekuatan yang menjadi factor utama. Namun, faktor beruntungan juga berperan didalamnya. Berbeda dengan kuda-kuda biasa yang hanya dapat menarik kasta bawah tentu fasilitas yang dapatkan juga berbeda.  Jika diujian masuk aku diibaratkan semut yang ingin menarik kereta ratu, tentu kusirnya akan menolakku. kalau aku diibaratkan kuda pada umumnya jika tidak beruntung tetep saja aku tidak bias menarik kereta istana. Ya, menjadi kuda istana bukanlah tujuanku. Entah dimana aku berada, aku hanya ingin menjadi bermanfaat.
Ibuku selalu memarahiku dan terus menyuruhku untuk belajar. Menurut beliau

Catatan Mantan Playboy #Day 1



“Awal baru, hidup baru,” selogan yang selalu aku dengar. Mungkin selogan itu sudah aku jadikan motivasi untuk hidupku yang penuh masalah. Terkadang aku sangat membenci selogan itu karena seperti menghilangkan masa laluku. Atau lebih tepatnya menguburnya. Masa lalu memang masa lalu tapi bukannya kita bisa hidup sekarang akibat masa lalu? Tak semuanya yang kita ingikan terlaksana di masa lalu, pahit memang memiliki kejadian itu.
Terasa cepat memang untuk hidupku. Tanpa aku sadari aku sudah lulus SMP entah kenapa hidup terasa cepat. Mungkin benar kata ibuku “Hidup di sunia hanya sementara,” tapi jika hanya sementara kenapa kita harus mencari harta yang berlimpah? Kalau