Sebelum anda membaca
karya ku sebaiknya anda membaca doa
terlebih dahulu untuk memastikan anda selamat sampai akhir tulisan, Ohh iya
kemaren temanku membaca tulisanku dia langsung mati, iya mati karena membaca
ceritaku di tengah rel kereta api (hehehe
bercanda). Selamat menikmati... (ehhh
mohon naskahnya jangan dimakan tapi dibaca).
Namaku Joko waluyo, aku
memiliki kebiasaan aneh yaitu tidur didepan pintu rumah orang lain, kali ini
saya akan bercerita sedikit kenapa kebiasaan itu muncul. Pagi itu Matahari
seakan takut menampakkan wujudnya dan memilih bersembunyi dibalik sekerumpulan
Awan hitam yang sedang arisan, hidup ku masih sama dengan hari-hari sebelumnya
aku masih dimarahi oleh Tetanggaku
karena kebiasaan anehku tidur
didepan rumah orang lain, Pagi itu Aku juga masih
bergoncengan bersama Rico mengunakan motor untuk berangkat sekolah.
“Bro! kamu tau kan kenapa Matahari itu sembunyi?”
tanya Rico sambil menunjuk kearah Matahari. Aku pun kaget dan berkata
“Kamu gila, apa kamu sadar?” jawabku.
“Iya sadar Bro!” jawab Rico masih
menunjuk arah Matahari.
“WOYY,
lhoo lagi nyetir jangan lepasin
tanganmu dari setir, kita bisa jatuh!” tuturku dengan nada-nada kasar.
“Opsss,
maaf bro, Gue lupe, maksutku lupa,”
jawab Rico, kemudian Rico meletakkan lagi tangannya dikemudi setir.
“Eh bro! Kamu belum menjawab pertanyaan Gue?”
ucap Rico.
“Pertanyaan apa?” tanyaku.
“Kenapa Matahari itu sembunyi.”.
“Gak tau, kenapa?” jawabku membalas
menanya,
“Itu Matahari malu sama kamu,” tutur Rico.
“Malu kenapa” tanyaku lagi heran.
“Malu karena dia lagi telanjang makannya
ngumpet di balik awan, hahaha,” jawab riko dengan sombong.
“Ehh! Kamu tau kan kenapa awan itu
ngumpul?” tanyaku kepada Rico.
“Emang kenapa Bro?” Rico berbalik
menanya.
“Itu awan lagi persiapan,” jawabku.
“Persiapan apa?” tanya Rico lagi.
“Persiapan ngebukin kamu! Hahaha,”.

No comments:
Post a Comment