Setiba kami di depan Gerbang
Sekolah, “Bro kite telat” ucap Rico,
“kite itu siapa?” tanyaku binggung.
“Haduhh, uda tahun 2014 gak tau kite, kite itu artinya kita!” tutur Rico sambil memegangi jidatnya.
“Maaf! Aku baru ngerti kite itu kita, Ehh ngomog-ngomong kite itu bahasa pelanet mana?” tanyaku
sambil menggaruk-garuk kepala Rico (lho).
“Eh ngapain lhoo garuk-garuk kepalaku?”
tanya Rico.
“Ehh! Maaf salah ketik, maksutku salah
tempat,” jawabku menghentikan tanganku yang sedang menggaruk kepala Rico.
“Eh bro, apa yang harus kita lakukan?”
tanya Rico.
“Ini gara-gara kamu ngajak tebakkan
jadinya kita telat.” Ucapku.
“Ehhh broo, ayo lewat pintu Doramemon yuk!” tutur Rico.
”Doraemon
kalii!” ucapku membenarkan kata-katanya.
“Maksutku itu, maaf salah ketik, ehh
salah ngomong!”,
“Lho
gila apa manah bisa?” tanyaku.
“Bisa lah,” jawabnya,
“Kalau dimarahi doraemon gimana?”
tanyaku lagi,
“Lho begok
bener, maksutku kita naik pagar.” Ucapnya,
“Lho yang begok. kenapa naik pagar, pagar
itu untuk memagari tanaman bukan untuk dinaiki.” Bantahku,
“Laa terus kite bagaimana bro?” tanya Rico.
“Kite
loncat pagar aja, kayak temen-temen
kita kalau mau pulang cepat!” jawabku. “Lho gila sama aja kita naik pagar,” ucap
Rico yang mulai kesal.
“Ayo naik!” tuturku.
Akhirnya kami berdua
loncat menaiki pagar, “Ehh bro! Sepi banget disini kemana Teman-teman” tanya Rico
kepadaku.
“Tidak tau mungkin sudah pada masuk
kelas.” Jawabku. Ketika aku dan Rico akan pergi kekelas kami bertemu tukang
kebung
“Ngapain kamu disini? aku laporin guru
kamu” ucap tuklang kebun. Aku langsung memberinya uang Rp. 50.000,- untuk tutup
mulut. “Pak jangan lapor guru pak! Ini uang untuk bapak.”
“Ehh terima kasih!” jawab tukang kebun.
Aku langsung menuju
kelasku dan ketika aku masuk ternyata tiada orang pun di Sekolah, “Pada kemana
teman-teman,” tanya ku kepada Rico.
“Tidak tau Bro? Bentar bro hapeku
bunyi!” jawab Rico.
Diberitahukan
untuk siswa-siswi, bahwa sekolah untuk hari ini diliburkan karena ada guru yang
lagi sunatan. Options. Reply. Ok.
hahaha.lho gla mna ada guru sunat anaknya
kalee. Options. Send. Ok.
“Ehh Bro, kata Rita ada guru yang lagi
sunat sekolah diliburkan!” tutur Rico dengan nada-nada santai.
“Ehh! Elu gila masih nyantai aja kita ketipu
uang Gue Rp. 50.000,- ilang,” kataku,
“Makannya jangan berjiwa koruptor, ingat kita ini generasi penerus bangsa kalo
semua orang kayak kamu hancur negara kita, ini sebagai pembelajaran buat kita
dan jangan mengulanginya lagi,” tutur Rico.
“Ehhh, sejak kapan kamu pintar,”
tanyaku,
“Ricoo gitu lhoo!” jawab Rico dengan
nada-nada sombong.
“Ehh Ric ayo pulang,”
“Ok bos,” jawab Rico sambil meletakkan
tangannya di plipis matanya layaknya hormat.

No comments:
Post a Comment