Sahabat, Apa kau masih ingat?



Sahabat masih ingatkah Engkau tentang hal itu?
Hal yang membawa kita menuju dewasa.
Hal yang indah yang pernah kita jalani.
Tiga tahun kita bersama dalam suatu persaingan yang sehat.
Tiga tahun kita bersama melewati masa-masa remaja kita.
Menggapai mimpi bersama.
Menuju tujuan bersama.

 Sahabat, masih ingatkah Engkau
Dulu kita sering berangkat sekolah bersama.

Dulu kita pernah di hukum karena terlambat masuk kelas.
Dulu kita sering bersedih karena hasil ulangan kita jelek.
Sahabat sekarang kita sudah dewasa.
Kita lebih di sibukkan dengan kehidupan masing-masing.
Namun ingatlah setitik memori kita masa lalu!

Secuil ingatan yang mulai memudar.
Sahabat apa kau juga masih ingat saat hari ulang tahun guru kita?
Apa kau masih ingat kita menyiram guru kita?
Apa kau juga masih ingat saat kita menyukai wanita yang sama?
Dan kita sepakat unuk menjauhinya.

Sahabat mungkin kita tak akan mengulangi masa-masa itu lagi.
Sahabat, bolehkah aku selalu mengingat kisah ini?
Kisah yang mengantar kita menuju kedewasaan, menuju cita-cita kita.
Dan Ijinkan aku membungkus kisah ini dalam sebuah buku!
Buku yang nantinya akan aku tunjukan kepada anak cucuku nanti.

No comments:

Post a Comment