Kebahagiaan
di bulan Ramadhan begitu indah terjalani
Meski
konflik negri Kami yang belum terakhiri.
Para
Anak-anak ceria dengan kedatangan bulan suci ini.
Namun
keceriaan itu tidak bertahan sampai hari kemenangan.
Roket-roket
berterbangan selayaknya petasan.
Waktu
menjelang berbuka di ganti dengan teriakan
kematian.
Bangunan
indah dan mewah hancur dengan sekejap.
Para Anak-anak menangisi kematian Orang
tuanya.
Banyak dari mereka yang kehilangan
keluargannya
Dan tidak sedikit dari mereka yang
kehilangan anggota tubuhnya.
Darah seakan menjadi cat di rerentuan
gedung megah.
Bangakai manusia berserakan layaknya
sampah.
Semua ini salah siapa?
Apa
semua ini adalah hukuman bagi Kami yang di anggap teroris di negara Kami
sendiri.
Kalau
pun Kami di anggap Teroris di mana letak kemanusian kalian?
Kenapa
anak-anak Kami juga menjadi korban?
Kenapa
bayi tak berdosa juga ikut menanggung sumua ini?
Sekarang
Kami menderita di sini.
Jangankan obat-obatan makanpun sulit
bagi Kami.
Apakah ada keadilan yang berarti untuk Kami?
Kalau Kami boleh bertanya lagi.
Kapan semua penderitaan ini berakhir?
Kapan
Kami bisa melihat anak-anak Kami tersenyum bahagia?
Kapan?
Namun
Kami yakin Allah akan melindungi Kami.
Kami yakin ada rencana yang baik dari
Allah untuk Kami.
Dan semua yang berdosa
pasti akan mendapatkan balasannya nanti
No comments:
Post a Comment